Jumat, 26 April 2013

Sistem Operasi MS-DOS dan Deadlock



MAKALAH
SISTEM OPERASI MS-DOS DAN DEADLOCK


OLEH :

Nama                          : Stiefanny .N.S. Nakmofa
Nim                             : 1223 7335 35
Kelas                           : II TKJ B
Jurusan                      : Teknik Elektro
Program study           : Teknik Komputer dan Jaringan
Mata Kuliah             : Sistem Operasi

POLITEKNIK NEGERI KUPANG
2013



DAFTAR ISI
halaman
BAB I. PENDAHULUAN                                                                                                                            1
A.      Latar Belakang                                                                                                                                 1
B.      Maksud dan Tujuan                                                                                                                          1
BAB II. SISTEM OPERASI MS-DOS                                                                                                                                          2
A.      Pengertian MS-DOS                                                                                                                        2
B.      Fungsi DOS                                                                                                                                      3
C.      Perintah Dasar dalam MS-DOS                                                                                                        4
D.      Pengembangan MS-DOS                                                                                                                  4
BAB III. SISTEM OPERASI DEADLOCK                                                                                                                                    8
A.      Pengertian Deadlock                                                                                                                         8
B.      Akibat dari Deadlock                                                                                                                        8
C.      Metode Penanganan Deadlock                                                                                                          9
D.      Syarat dan Penyebab Deadlock                                                                                                         9
BAB IV. PENUTUP                                                                                                                                        11
KESIMPULAN                                                                                                                                 11

DAFTAR PUSTAKA                                                                                                                                        12










BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi, salah satunya kemajuan komputerisasi yang semakin diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Karena keinginan manusia yang ingin mendapat kemudahan dalam hal- hal tertentu maka perkembangan komputer semakin pesat.
Salah satu perkembangan komputer yang telah banyak digunakan yaitu aplikasi buatan. Aplikasi buatan adalah merupakan aplikasi yang dibuat khusus untuk keperluan tertentu. Contohnya, yaitu pada program komputer swalayan, program komputer bank, program komputer warnet. Tetapi Aplikasi tersebut tidak akan berjalan tanpa adanya sistem operasi.
B.      Maksud Dan Tujuan
Makalah ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Sistem Operasi. Diharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi pembaca umumnya. Manfaat yang dapat diperoleh yaitu memberikan wawasan dan informasi bagi pembaca.Informasi yang diberikan mengenai Sistem Operasi MS-Dos dan pengembangan dari MS-Dos itu sendiri.





BAB II
MICROSOFT DISK OPERATING SYSTEM
A.     Pengertian MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS adalah yaitu sistem operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menerjemahkan input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer,juga menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau hardisk, dukungan video, kontrol keyboard, dan banyak lagi fungsi-fungsi internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan file.
Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window. Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.
MS-DOS Mode adalah sebuah text based shell dimana lingkungan MS-DOS diemulasikan dalam sistem operasi 32-bit atau 64-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop.
MS-DOS memiliki sifat Single User dan Mono Tasking. Single User artinya bahwa OS tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan Mono Tasking artinya bahwa OS tersebut hanya dapat melakukan satu perintah/ pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.
Disk Operating System (disingkat DOS) adalah sistem operasi yang digunakan di
komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.
DOS terbagi menjadi beberapa kelas, yakni:
·         MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.
·         IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.
·         DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.
·         Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).
·         Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
·         FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.
B.      Fungsi dari sistem operasi MS-DOS :
1.      Mengorganisasi atau mengendalikan kegiatan computer.
2.      Mengatur memori.
3.      Menginstalasi hardware pendukung.
4.      Mengatur posisi input dan output data.
5.      Memanajemen sistem dalam computer.
6.      Memanajemen file.
7.      Memanajemen direktori.
Pengelolaan disk dan file merupakan salah satu fungsi terpenting dari MS-DOS dimana sebagian besar perintah DOS melekukan operasi pada harddisk, floppy disk, atau file.
C.  Perintah-perintah dasar dalam MS-DOS, antara lain :
  1. Komunikasi dengan sistem
Misalnya: DATE, TIME, SET, PROMPT, dan lain-lain.
2. Bekerja dengan disk
Misalnya: MASSIGN, DISKCOMP, DISK COPY, LABEL, dan lain-lain.
3. Bekerja dengan direktori
Misalnya: CHDIR/CD, DIR, MKDIR/MD, RMDIR/RD, TREE, PATH dan lain-lain.
4. Pengelolaan file
Misalnya: ATTRIB, COPY, ERASE/DEL, FC, RENAME/REN, dan lain-lain.
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
Misalnya: CLSMODE, PRINT, TYPE, dan lain-lain.
6. Setting lingkungan kerja
Misalnya: BREAK, COUNTRY, DEVICE, FILE dan lain-lain.
7. Penggunaan file batch
Misalnya: CALL, ECHO, FOR, GO, TO, IF, PAUSE, REM, SIFY. 
D.  Pengembangan MS-DOS
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, dimana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Namun MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2. Ketika Microsoft melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
Versi-Versi MS-DOS
-          MS-DOS versi 1.xx
versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.
-          MS-DOS versi 2.xx 
Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
-          MS-DOS versi 3.xx
IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.
-          MS-DOS versi 4.xx
Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0.
-          MS-DOS versi 5.xx
IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya.
-          MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace.
-          MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows.


BAB III
DEADLOCK SISTEM OPERASI
A.    Pengertian Deadlock
Deadlock menurut bahasa adalah buntut atau kebuntuan, terkunci. Sedangkan menurut pengertian deadlock adalah sebuah proses yang memerlukan satu sumber daya atau lebih mengalami penundaan ataupun menunggu sumber daya digunakan oleh proses yang lain.
Sumber daya bersifat :
v  Preemptible : dapat mengambil dari proses lain tanpa ada efek lain, contoh : memori CPU.
v  Non-preemptible : tidak boleh mengambil sumber daya yang masih digunakan oleh proses lain, contoh : printer.
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc0KX_2z5mx-0KIX9p7_ao8Llvrrc4NO21-tKLY8eHIP7oPfELsVwoj9YNyV7d9hmFxcIeUeZDHM1T8gesDwRcMprtDdZtqQbX37VfYDm5dcRIljhzV8gUKqKoKotKOwBOv0O0LmvTNxzg/s1600/Picture4.jpg

B.     Akibat dari Deadlock
Apabila peristiwa deadlock terjadi dalam kurung waktu yang lama maka akan terjadi “starvation”. Hal-hal yang membuat peristiwa startvation terjadi adalah satu proses, dua proses atau lebih yang memerlukan sumber daya secara bersamaan dan sumber daya yang dibutuhkan tidak sedikit sehingga menyebabkan proses lain tidak memperoleh sumber daya dan menunggu lama atau lebih buruknya lagi proses tersebut diabaikan oleh sumber daya.
Deadlock memiliki Model Sistem
Sebuah proses melakukan tiga hal yang dilakukan ketika menggunakan sumber daya :
  • Meminta (Request) : sebuah proses mengajukan permohonan kepada sumber daya untuk menggunakan jasa sumber daya sebagai alat transportasi.
  • Menggunakan (Use) : proses menggunakan jasa sumber daya sebagai alat transportasi.
  • Melepas (Release) : proses melepas sumber daya sebagai jasa pengantar.
C.      Metode Penanganan Deadlock
-          Deadlock Prevention: Pencegahan adanya faktor-faktor penyebab deadlock.
-          Deadlock Avoidance: Menghindari dari situasi yang potensial dapat mengarah menjadi deadlock.
-          Deadlock Detection: Jika deadlock ternyata tidak terhindari maka bagaimana mendeteksi terjadinya deadlock, dilanjutkan dengan penyelamatan (recovery).

D.     Syarat dan Penyebab Deadlock
·         Mutual Exclusion : membuat file spool untuk resource yang digunakan bersama-sama.
·         Hold and Wait : Situasi dimana suatu proses sedang hold suatu resource secara eksklusif dan ia menunggu mendapatkan resource lain (wait)..
·         Circular Waiting : Situasi dimana terjadi saling menunggu antara  beberapa proses sehingga membentuk waiting chain (circular).
·         No Preemption : Proses tidak dapat dipaksa (pre-empt) untuk melepaskan resource yang sedang di hold.



Kelemahan
  • Proses-proses jarang mengetahui di awal proses jumlah maksimum sumber daya yang dibutuhkan.
  • Jumlah proses tidak tetap, secara dinamis beragam begitu pemakai login dan logout.
  • Algoritma menghendaki client-client mengembalikan sumber daya sesuai dengan waktu yang ditentukan.
  • Algoritma menghnedaki memberikan semua permintaan selama waktu yang berhingga.
  • Proses-proses harus independen, yaitu urutan proses-proses dieksekusi tidak dibatasi kebutuhan sinkronisasi antarproses.
  • Persediaan sumber daya sewaktu-waktu dapat berupa sesuai dengan permintaan proses yang membutuhkan.
State Safe and State Unsafe
  • State safe adalah cara mengatur kebutuhan sebuah proses menurut sumber daya yang paling dibutuhkan oleh proses tersebut sehingga sumber daya tersebut dapat dilepaskan oleh proses.
  • State unsafe adalah terjadinya kesalahan dalam pengaturan pengambilan sumber daya oleh proses sehingga sebuah proses mengalami hold and wait, non-preemption.


BAB IV
PENUTUP

KESIMPULAN
Ø  MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Sistem Operasi DOS (Disk Operating System) adalah system operasi yang sudah lama ada namun sangat penting untuk di pelajari dan di pahami. Karena merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer.
Ø  Deadlock : sebuah kejadian dimana terjadi penumpukan proses yang sedang menunggu proses yang lain menggunakan sumber daya.
Ø  Startvation : kejadian yang disebabkan oleh deadlock yang terjadi lama sehingga membuat proses yang menunggu atau tidak memperoleh giliran untuk memperoleh sumber daya.
Ø  Karakteristik terjadinya deadlock:
(Mutual Exclusion, Hold and Wait,No Preemption,Circular Wait ). 
Ø  Mekanisme penanganan deadlock :
(Pengabaian,Pencegahan,Penghindaran,Pendeteksian dan Pemulihan).






DAFTAR PUSTAKA