MAKALAH
SISTEM
OPERASI MS-DOS DAN DEADLOCK
OLEH
:
Nama :
Stiefanny .N.S. Nakmofa
Nim :
1223 7335 35
Kelas : II TKJ B
Jurusan :
Teknik Elektro
Program study : Teknik Komputer dan Jaringan
Mata Kuliah : Sistem Operasi
POLITEKNIK NEGERI KUPANG
2013
DAFTAR ISI
halaman
BAB I. PENDAHULUAN 1
A.
Latar Belakang 1
B.
Maksud dan Tujuan 1
BAB II. SISTEM OPERASI MS-DOS 2
A.
Pengertian MS-DOS 2
B.
Fungsi DOS 3
C.
Perintah Dasar dalam MS-DOS 4
D.
Pengembangan MS-DOS 4
BAB III. SISTEM OPERASI DEADLOCK 8
A.
Pengertian Deadlock 8
B.
Akibat dari Deadlock 8
C.
Metode Penanganan Deadlock 9
D.
Syarat dan Penyebab Deadlock 9
BAB IV. PENUTUP 11
KESIMPULAN 11
DAFTAR PUSTAKA 12
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Seiring perkembangan teknologi, salah satunya
kemajuan komputerisasi yang semakin diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena keinginan manusia yang ingin mendapat kemudahan dalam hal- hal tertentu
maka perkembangan komputer semakin pesat.
Salah satu perkembangan komputer yang telah banyak
digunakan yaitu aplikasi buatan. Aplikasi buatan adalah merupakan aplikasi yang
dibuat khusus untuk keperluan tertentu. Contohnya, yaitu pada program komputer
swalayan, program komputer bank, program komputer warnet. Tetapi Aplikasi tersebut tidak akan berjalan
tanpa adanya sistem operasi.
B. Maksud Dan Tujuan
Makalah ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Sistem Operasi. Diharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan bagi pembaca umumnya. Manfaat yang dapat diperoleh yaitu memberikan
wawasan dan informasi bagi pembaca.Informasi yang diberikan mengenai Sistem
Operasi MS-Dos dan pengembangan dari MS-Dos itu sendiri.
BAB
II
MICROSOFT
DISK OPERATING SYSTEM
A.
Pengertian MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System,
adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC
atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi
mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan
ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal
juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft
Windows.
MS-DOS adalah yaitu sistem operasi berbasis baris-perintah
(command-line) yang digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya
OS/2, ia menerjemahkan input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan
oleh komputer,juga menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket
atau hardisk, dukungan video, kontrol keyboard, dan banyak lagi fungsi-fungsi
internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan
file.
Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command
Prompt Window. Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All
Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.
MS-DOS Mode adalah sebuah text based shell dimana lingkungan MS-DOS
diemulasikan dalam sistem operasi 32-bit atau 64-bit, seperti Windows. Program
berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file
yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di
desktop.
MS-DOS memiliki sifat Single User dan Mono Tasking. Single User artinya
bahwa OS tersebut hanya dapat digunakan oleh satu pengguna dalam waktu yang
bersamaan. Sedangkan Mono Tasking artinya bahwa OS tersebut hanya dapat
melakukan satu perintah/ pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.
Disk Operating System (disingkat
DOS) adalah sistem operasi yang digunakan di
komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.
komputer pribadi. istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.
DOS terbagi menjadi beberapa kelas, yakni:
·
MS-DOS
(Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS,
Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari
sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM
PC/Compatible.
·
IBM
PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating
System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk
dapat digunakan oleh komputer IBM PC.
·
DR-DOS
(Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem
operasi CP/M, Gary Kildall.
·
Novell
Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena
perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi
Digital Research Incorporated).
·
Caldera DOS,
merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
·
FreeDOS,
merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang
dikembangkan oleh komunitas open source.
B.
Fungsi dari sistem operasi MS-DOS :
1. Mengorganisasi atau mengendalikan
kegiatan computer.
2. Mengatur memori.
3. Menginstalasi hardware pendukung.
4. Mengatur posisi input dan output
data.
5. Memanajemen sistem dalam computer.
6. Memanajemen file.
7. Memanajemen direktori.
Pengelolaan
disk dan file merupakan salah satu fungsi terpenting dari MS-DOS dimana
sebagian besar perintah DOS melekukan operasi pada harddisk, floppy disk, atau
file.
C. Perintah-perintah dasar dalam
MS-DOS, antara lain :
1. Komunikasi dengan sistem
1. Komunikasi dengan sistem
Misalnya: DATE, TIME, SET, PROMPT,
dan lain-lain.
2. Bekerja dengan disk
2. Bekerja dengan disk
Misalnya: MASSIGN, DISKCOMP, DISK
COPY, LABEL, dan lain-lain.
3. Bekerja dengan direktori
3. Bekerja dengan direktori
Misalnya: CHDIR/CD, DIR, MKDIR/MD,
RMDIR/RD, TREE, PATH dan lain-lain.
4. Pengelolaan file
4. Pengelolaan file
Misalnya: ATTRIB, COPY, ERASE/DEL,
FC, RENAME/REN, dan lain-lain.
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
5. Pengelolaan masukan dan keluaran
Misalnya: CLSMODE, PRINT, TYPE, dan
lain-lain.
6. Setting lingkungan kerja
6. Setting lingkungan kerja
Misalnya: BREAK, COUNTRY, DEVICE,
FILE dan lain-lain.
7. Penggunaan file batch
7. Penggunaan file batch
Misalnya: CALL, ECHO, FOR, GO, TO,
IF, PAUSE, REM, SIFY.
D. Pengembangan MS-DOS
MS-DOS
dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali
Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft
menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci
keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah
perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi
sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS
sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle
Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson yang belakangan
direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS pada tahun 1980 sebagai sebuah
perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and
Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena
Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086.
Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP,
lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan
komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi
MS-DOS kepada IBM.
IBM dan
Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, dimana versi IBM yang langsung
dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan dari
International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada
awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang
dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang
disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat
dibandingkan dengan versi MS-DOS. Namun MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS
pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena Microsoft sedang
berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang
disebut dengan OS/2. Ketika Microsoft melisensikan DOS kepada IBM,
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa
Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para
perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka
gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut
tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya,
tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
Versi-Versi MS-DOS
-
MS-DOS versi 1.xx
versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan
oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka
dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung
jaringan. Versi
pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat
keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk
dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.
-
MS-DOS versi 2.xx
Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT
(Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT
dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis
serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas
128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi.
Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan
disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side
pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan
IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT
dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
-
MS-DOS versi 3.xx
IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology)
pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286
(16-bit) berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive
1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA).
Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung
peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS
3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali
multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan
pada protected mode tentunya.
-
MS-DOS versi 4.xx
Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan
grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun
1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft
membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan
seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0.
-
MS-DOS versi 5.xx
IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan
baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM
ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq,
Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang
kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga
mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses
adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh
lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut
menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses
kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya.
-
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi
ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE),
Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain
itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE)
yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard
disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai
pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada
sebelumnya.Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat
membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace.
-
MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS
versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa
bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows
95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya,
Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang
beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang
ditangani oleh Windows.
BAB III
DEADLOCK SISTEM
OPERASI
A.
Pengertian Deadlock
Deadlock menurut bahasa adalah buntut atau kebuntuan,
terkunci. Sedangkan menurut pengertian deadlock adalah sebuah proses yang
memerlukan satu sumber daya atau lebih mengalami penundaan ataupun menunggu
sumber daya digunakan oleh proses yang lain.
Sumber daya bersifat :
v Preemptible
: dapat mengambil dari proses lain tanpa ada efek lain, contoh : memori CPU.
v Non-preemptible
: tidak boleh mengambil sumber daya yang masih digunakan oleh proses lain,
contoh : printer.

B.
Akibat
dari Deadlock
Apabila peristiwa deadlock terjadi dalam kurung waktu yang
lama maka akan terjadi “starvation”. Hal-hal yang membuat peristiwa startvation
terjadi adalah satu proses, dua proses atau lebih yang memerlukan sumber daya
secara bersamaan dan sumber daya yang dibutuhkan tidak sedikit sehingga
menyebabkan proses lain tidak memperoleh sumber daya dan menunggu lama atau
lebih buruknya lagi proses tersebut diabaikan oleh sumber daya.
Deadlock memiliki
Model Sistem
Sebuah
proses melakukan tiga hal yang dilakukan ketika menggunakan sumber daya :
- Meminta (Request) : sebuah proses mengajukan permohonan kepada sumber daya untuk menggunakan jasa sumber daya sebagai alat transportasi.
- Menggunakan (Use) : proses menggunakan jasa sumber daya sebagai alat transportasi.
- Melepas (Release) : proses melepas sumber daya sebagai jasa pengantar.
C. Metode Penanganan Deadlock
-
Deadlock
Prevention: Pencegahan adanya faktor-faktor penyebab deadlock.
-
Deadlock
Avoidance: Menghindari dari situasi yang potensial dapat mengarah
menjadi deadlock.
-
Deadlock
Detection: Jika deadlock ternyata tidak terhindari maka bagaimana
mendeteksi terjadinya deadlock, dilanjutkan dengan penyelamatan (recovery).
D. Syarat dan Penyebab Deadlock
·
Mutual Exclusion : membuat file
spool untuk resource yang digunakan bersama-sama.
·
Hold and Wait : Situasi
dimana suatu proses sedang hold suatu resource secara eksklusif dan ia menunggu
mendapatkan resource lain (wait)..
·
Circular Waiting : Situasi dimana
terjadi saling menunggu antara beberapa
proses sehingga membentuk waiting chain (circular).
·
No Preemption : Proses tidak dapat
dipaksa (pre-empt) untuk melepaskan resource yang sedang di hold.
Kelemahan
- Proses-proses jarang mengetahui di awal proses jumlah maksimum sumber daya yang dibutuhkan.
- Jumlah proses tidak tetap, secara dinamis beragam begitu pemakai login dan logout.
- Algoritma menghendaki client-client mengembalikan sumber daya sesuai dengan waktu yang ditentukan.
- Algoritma menghnedaki memberikan semua permintaan selama waktu yang berhingga.
- Proses-proses harus independen, yaitu urutan proses-proses dieksekusi tidak dibatasi kebutuhan sinkronisasi antarproses.
- Persediaan sumber daya sewaktu-waktu dapat berupa sesuai dengan permintaan proses yang membutuhkan.
State Safe and State Unsafe
- State safe adalah cara mengatur kebutuhan sebuah proses menurut sumber daya yang paling dibutuhkan oleh proses tersebut sehingga sumber daya tersebut dapat dilepaskan oleh proses.
- State unsafe adalah terjadinya kesalahan dalam pengaturan pengambilan sumber daya oleh proses sehingga sebuah proses mengalami hold and wait, non-preemption.
BAB
IV
PENUTUP
KESIMPULAN
Ø MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating
System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer
IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Sistem Operasi DOS (Disk Operating
System) adalah system operasi yang sudah lama ada namun sangat penting untuk di
pelajari dan di pahami. Karena merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola
seluruh sumber daya pada sistem komputer.
Ø Deadlock
: sebuah kejadian dimana terjadi penumpukan proses yang sedang menunggu proses
yang lain menggunakan sumber daya.
Ø Startvation
: kejadian yang disebabkan oleh deadlock yang terjadi lama sehingga membuat
proses yang menunggu atau tidak memperoleh giliran untuk memperoleh sumber
daya.
Ø Karakteristik
terjadinya deadlock:
(Mutual Exclusion, Hold and
Wait,No Preemption,Circular Wait ).
Ø Mekanisme
penanganan deadlock :
(Pengabaian,Pencegahan,Penghindaran,Pendeteksian
dan Pemulihan).
DAFTAR
PUSTAKA
